Category: Uncategorized


Dear Mr.Brain

Sudah tak ingat lagi ini malam keberapa aku mengalami insomnia…., banyak pikiran yang menggangu silih berganti datang dan pergi, banyak pertanyaan yang belum terjawab, banyak hal yang terbayang dan sama sekali belum terwujud, banyak rasa yang mengganjal di hati,pikiran dan perasaan. Semua hal itu menyababkan kekecewaan, kekhawatiran, kebingungan, dan pertanyaan baru? Mengapa, siapa, kapan, dimana, apa hubungannya, bagaimana, dan masih banyak lagi pertanyaan yang menyerangku…, oh..pikiranku sendiri telah menyerangku..!

“copot bentar simpen otak ne dalem toples, besok pagi pasang agi” aku berkata dalam hati.

Andai itu bisa aku lakukan, mungkin badan ini bisa istirahat untuk sejenak, mempersiapkannya tuk melalui semua aktifitas esok hari. Huft…, mengapa harus tiap jam 09:00pm mata ini mulai terus terbelalak sampai jam 04:00am memenuhi permintaan ne otak…, memang semua perintah dikuasai oleh otak.., tapi ragaku juga butuh istirahat.

“Mr.brain…please…kasih kami (raga) waktu tuk istirahat, bahkan anda (Mr.brain) masih bisa bekerja

ketika kami sedang terlelap..,” ucap ragaku.

Yah memang bener otak kita ne masih bisa kerja walau kita sedang terlelap atau tak sadarkan diri…, dia menghadirkan mimpi-mimpi atau bayangan, baik itu tentang masa lalu, ataupun efek-efek dari hal-hal yang telah kita lakukan siang harinya.

“Argh… apapun itu harusnya adil dong…beri kami (raga) istirahat. Anda (Mr.Brain) enak, hanya diam dikepala…, sedang kami harus berkoordinasi bergerak aktif, menerima segala perintah anda…, tolong lah beri kami 1/3 waktu dalam sehari untuk beristirahat” ragaku berkata.

Hahahaha…sudah cukup sampai sini aja aku berkhayal tentang curahan hati dari sebuah raga, tapi mungkin itu yang akan dikatakan oleh tiap organ dalam ragaku apabila mereka bisa berbicara. Oleh karena itu aku akan mewakili mereka untuk menyampaikan keluh kesahnya, melalui sebuah surat sebagai berikut:

 

Dear My Brain…,

Apa kabarmu disana…, apakah kamu baik-baik saja? Sedang sibuk apa sekarang? Ku harap kamu tetep jaga kesehatan walaupun kesibukan selalu menjadi bagian dari hidupmu. Owhya brain…, kemarin aku bertemu dengan organ-organ yang ada dalam ragaku, kami sempet ngobrol lama, dalam obrolan kami mereka menceritakan keluh kesah, derita dan kesakitan yang mereka alami yang diakibatkan olehmu…, apakah itu benar? mM…begini..,maaf sebelumnya ya Brain, kamu boleh sibuk memikirkan banyak hal, tapi ingat, semua organ yang ada diragaku ini semua terkoordinasi dalam satu kesatuan, ketika satu merasa tidak beres maka akan merugikan semuanya. Mulailah mengerti mereka, berikan mereka waktu untuk istirahat.., jangan paksa menerima dan ikut merasakan kesibukanmu dan perintahmu 24 jam penuh dalam sehari. Beri mereka waktu istirahat minimal 1/3 waktu dalam sehari untuk mengembalikan kebugarannya…, sehingga esok hari mereka bisa fit dan kembali beraktifitas, bergerak menerima semua perintah-perintahmu.

Okey cukup segini aja surat dariku.., aku percayakan mereka semua padamu… jaga baik-baik mereka…,

 

Your owner,

 

 

~hanya pembungkus kado~

Iklan

THINK HAPPY!!

HPK

Ternyata susah mengatur sebuah pikiran, kapan dia harus masuk dan kapan dia harus diam tersimpan tanpa pernah ingin memunculkannya kembali. Semua pikiran-pikiran itu kadang dapat muncul seenaknya saja, bahkan diwaktu yang tidak tepat. Sehingga dapat mempengaruhi pola hidup, kelakuan, sifat, dan juga tindakan dari seseorang.

Mulai dari yang pikiran positif ataupun negatif, yang dapat memberi semangat ataupun yang membuat putus asa. Yang membahagiakan ataupun yang membuat kita berduka.

Semua buah pikir benar adanya tercipta karena kita ingin melakukan sesuatu ataupun telah melakukan sesuatu, itulah yang membedakan antara “rencana” dan “pengalaman”. Walaupun menurutku “rencana” itu tak begitu berguna.  Menurutku istilah “rencana” itu baiknya diganti dengan istilah “tindakan” karena hanya dengan “tindakan“ kita dapat menghasilkan suatu wujud nyata, yang dapat dilihat dan dirasakan keberadaannya, dan dapat dipelajari lebih lanjut untuk diperbaiki ataupun dimaksimalkan “akibatnya“(hasilnya). Lain halnya dengan “rencana”, hanya menghasilkan buah pikiran yang maya tak tampak adanya. Orang jawa bilang “awang-awangen”.

“Otak yang berkerja tidak akan menghasilkan bentuk apa-apa, kecuali tangan yang mengerjakan….”

Kualitas dari pikiran kita juga dapat mempengaruhi kualitas individu tersebut, orang-orang berpikiran kecil dan sempit tak akan cepat berkembang, dan hanya akan membuat orang tersebut lari di tempat tanpa tahu hal lain yang lebih besar sudah menanti untuk dihampiri. Orang-orang yang berfikir semua hal yang besar akan bersifat lebih terbuka dan akan menerima banyak masukan dari berbagai referensi, sehingga lebih cepat berkembang dan lebih cepat bangkit ketika ia terjatuh.

Menurutku pikiran positif yang membahagiakan adalah pikiran yang paling baik untuk kita pelihara, karena hanya memikirkan hal yg membahagiakan bisa membuat kita bersemangat menjalani hari, membuat kita tersenyum ikhlas kepada orang-orang yang ada disekitar kita, bersifat terbuka, menyapa dan membalas sapaan dengan ramah dan banyak hal yang akan berpengaruh positif dalam diri kita, yang pasti akan sangat menyenangkan buat kita dan orang-orang yang ada disekitar kita.

Lain halnya jika kita memikirkan hal-hal yang membuat marah, sedih, gusar, bimbang, ataupun kekecewaan terhadap sesuatu. Itu hanya akan merugikan kita sendiri, putus asa, batin tertekan, menangis, perasaan bersalah, penyesalan yang berkepanjangan, monoton, tidak berkembang, merasa bodoh, gak berguna, pecundang, gak berarti akan sesuatu dan masih banyak lagi hal yang akan berdampak negatif buat kita. Uppsss…lupa, insomnia juga sebagai salah satu dampak yang paling kurasakan.., sungguh menyiksa!

Mulai dari sekarang mari kita delete hal-hal yang membuat kita berpikir tidak menyenangkan seperti yang aku sebutkan diatas, mulailah mengumpulkan file-file yang sudah buat kita buang waktu untuk memikirkan hal yang tidak berguna macam itu, file-file yang corrupted! kumpulkan dalam satu folder di hardisk dalam otak kita, kemudian mark folder tersebut selanjutnya tekan Shift+del (sehingga tak perlu lagi “empty recycle bin”). Tak perlu ragu untuk menghapus semua hal-hal yang membuat kita sakit otak, susah tidur, badan kurus karena memikirkannya. Buang jauh-jauh, bakar, dan hancurkan.

Setelah itu mulai mencari, mengingat, dan terbuka atas hal-hal apa saja yang membuat kita bahagia, walaupun itu hanya sebuah detail kecil yang kadang tidak kita perhatikan dan terlewatkan dari pandangan kita, pelihara hal menyenangkan tersebut, kembangkan dan perbanyak moment-moment indah yang membahagiakan bersamanya, persatukan dengan kita, sehingga kita dapat hidup sampai akhir hayat dengan yang membahagikan tersebut. AMIN.

Rasah angel-angel mikir manfaatke uripmu nggo nGolek seneng.

Urip seneng, Ati Ayem, awak lemu, ora kurang turu.., JOSSS!!!

 

~hanya pembungkus kado~

“Jika Aku Naik Vespa Tua”

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau mengenalku

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau jalan berdua denganku

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau aku antar kemanapun kau mau

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau lebih bersabar lagi menunggu untuk ku jemput

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau berjalan disampingku ketika vespaku ngambek

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau mengusap peluhku, ketika ku lelah mendorong vespa yang ngambek

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau besabar menantiku mengganti ban vespa yang bocor di pinggir jalan

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau tetap tersenyum manis ketika ku bonceng, walau panas menerpa wajahmu

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau ku ajak makan di angkringan, karena anggaran bensin menjadi berlipat

Jika Aku Naik Vespa Tua
Masih maukah engkau tetap percaya kepadaku semua akan berubah menjadi indah

Dan..Jika Aku Naik Vespa Tua
Aku benar ingin tau jawabanmu atas semua pertanyaanku…

~Hanyapembungkuskado~